Puisi Indah
Menuangkan Inspirasi hati
Donderdag 11 April 2013
Puisi Patah Hati
CINTA
Cinta..
Kau hadir dengan sejuta harapan..
Segenggam impian dan angan,
Janjikan tawa canda penuh bahagia..
Tapi mengapa harus luka yang kudapat??
Kepedihan hati yang tak terobati,
disaat hati ini telah kuyakini..
Diantara bintang aku bertanya..
berbiaskan cahaya rembulan..
Apakah ini yang namanya cinta??
Indah yang sekejap mata..
namun sakitnya tak terhinnga..
Kata-katapun tak mampu wakili..
akan pedih hati ini..
CINTA itu bahagia tapi menyakitkan..
saat kita mencintai, kita bahagia..
saat kita cemburu, kita terluka..
Karena Kau Patahkan Hatiku
Aku merasakan patah hati ini
seperti batu koral
yang menimpuk jidat,
Benjol...
Aku merasakan patah hati ini
seperti pukulan Chris Jhon
yang bertubi-tubi
Babak belur...
Aku merasakan patah hati ini
seperti bau kentut
tetanggaku yang gendut
Bikin aku semaput...
Tapi aku benjol bukan karena ditimpuk batu koral
Aku babak belur bukan karena dipukul Chris Jhon
Dan aku semaput bukan karena mencium bau kentut
Tapi karena kau
telah patahkan hatiku
CINTA tak harus memiliki?
“itu bohoong !!
semua orang ingin memiliki, bahkan kadang merasa harus
memiliki..
Dengan melihat orang yang dicintai bahagia, kita pun bahagia?
“bohoong”!!!
kita hanya pura2 bahagia,,
di saat hati kita sakit, itu mengajarkan kita untuk menjadi
MUNAFIK..
Hancur Retak
Luluh Lantak
Berkeping-keping
Tinggal Puing
Hitam Menjadi Putih
Yang Ada Hanya Sedih
Menghujam Relung Hati
Jiwa Hidup Laksana Mati
Mengerang Seperti Beruang
Menjerit Menahan Sakit
Saat Kau Menampar
Bunga Mawar Yang Sedang Mekar
Tak Kuasa Untuk Menjauh
Tidak Pula Untuk Menahan
Tapi Kau Telah Menempuh
Jalan Kelam Percintaan
Kasih Tak Sampai
Begitu tinggi dinding itu
Sulit ku taklukan pertahanan hatimu
Untuk ku gapai mahligai cintaku
Tak dapat ku raih bahagiaku
Hanya bertahan dalam dilema
Tak berharap lebih dari yang ada
Bagiku kau bagai bintang di surga
Terlalu indah untukku meraihnya
Ya Allah ihklaskan hati
Buka hatiku agar bisa memahami
Ihklasnya hatiku dalam mencintai
Tegarkan hati melepaskanmu pergi
Kita bagai bulan dan matahari
Tak bisa bersatu walau satu hati
Indah cintamu....
Hanya bisa ku gapai dalam mimpi
Luka Saat Kau Tinggal Pergi
Tak seindah kata..
Engkau ucapkan Cinta...
Karna yang aku rasa hanyalah derita..
Keluka'an di jiwa semakin membara..
Gemuruh suara hati kian tak mau berhenti..
Mungkinkah cinta kan berakhir di sini..
Perih ya luka saat kau tinggal pergi..
Tapi tak satu pun yang mau mengerti..
Berkelana selalu berkelana Cinta..
Tak tau arah dan tujuannya..
Hanyalah mencari sedikit kebahagia'an hati..
Untuku yang selalu aku cintai..
Ketika aku terdiam aku bimbang..
Angan-2ku selalu melayang..
Tebang tinggi mejulang..
Terhempas angin merajang..
Di seluruh kalbu..
Karna engkau kekasih tercintaku..
Yang tak mau mengertikan aku..
Aku Dan Kenanganku
Semakin ku mencoba
Semakin ku tak bisa melupakanya
Semakin ku bertanya
Semakin ku tak menemukan jawabanya
Aku dan kenanganku
Sekajap dlm pelukan cintamu
Segurat catatan membekas dlm hatiku
Indah melekat walau semua telah berlalu
Masa lalu bersamamu
Kan slalu terukir di hatiku
Meski tak bisa memilikimu
Namun kamulah yg terbaik di hatiku
Hadirmu mengisi ruang jiwa
Ronamu penuh senyum dlm canda
Namun semua tinggal kenangan saja
Puisi Untuk Sahabat
Katakan pesan merpati
Sampaikah jalanmu di sana nanti
Ucapku menunggu mati
Dalam kelam tersipu sepi
Dapatkah langkah
Merasakan anugrah
Pencipta gundah
Dan penglihatan terindah
Dalam setiap jiwa yang terbelah
Pelangiku di sana…
Lebih indah, dari aurora
Yang singgah dalam jiwa
Yang buat hidupku bermakna
Yang bagiku nyawa
Terpilih selamanya
Ucapku dengan setia
Tapi,
Retak sudah hati
Tak layak dipandang
Pantas terbuang
Berakhir usang
Di mata kekasih hati
Apakah nanti?
karya : Kukuh
==================================================
Sore ini..dikeremangan senja…
Aku masih setia pada rinduku…
Menunggumu…memuaskan dahagaku..
Aku perempuan dengan rindu yg terabaikan..
Bukan karena tak ada yg merindukanku…
Tapi aku hanya mau rindumu..bukan rindunya..
Bongkahan rinduku..tak tercairkan terik mentari…
Hanya hadirmu yang mampu mencairkannya..
Terima kasih untuk senyummu dikejauhan sana…
Tapi kali ini aku ingin dirimu hadir dan merengkuhku dalam
pelukmu..
Meski hanya sesaat…aku ingin…
karya : bunga savana
==================================================
Aku bisa sedih dan sedih..
Jika kau selalu perlakukan aku seperti ini..
Kini aku diam bukan arti aku tak bicara tapi aku tak mampu
bersuara..
Karena cinta dari mu ku ibaratkan seperti air yang selalu mengalir
dan seperti itu lah aku mencintaimu..
Dari hati tak selalu pamrih dari jiwa yang tak selalu suci ingin
sekali aku menyayangi mu namun,
cinta ini siksa jika ku tak ada kamu,..
walaupun kini aku tak senada dengan janjiku ku ingin cinta ini
dapat kau sambut karena,
jauh di lubuk hatiku.. kau masih kekasih ku,,
By fikri haykal
==================================================
Rindu yang kini datang menghampiriku.
Tak akan pergi begitu saja tanpa pertemuan denganmu.
Ku terhanyut dalam buaian rindu
yang masuk kedalam sukmaku.
Kini hanya bayangmu yang merajalela dalam kaLbu.
Tak kuasaku menahan asaku.
Ingin bertemu dan berpeluk mesra denganmu.
Hatiku kini terbuai oleh samudra cinta
yang kau berikan untukku.
Kini kaulah hantu yang selalu membayang-bayangi setiap
langkahku.
karya: aryhanie el afiefi
==================================================
Seakan awan pun mengerti tentang derita ku ..
perihku,sakitku, karna kehilangan cinta
awan terbendung dan menghasilkan tetesan air yang
melambangkan air mataku yang terus mengalir dari mata,pipi
hingga jatuh ke tanah ..
lama sudah aku larut dalam kesedihan ini ..
” apakah semua ini ada akhirnya??” tanyaku pada sang mentari ..
mentari hanya tersenyum merekah dan menampakkan sinarnya
pada dunia memberiku isyarat ..
Dan aku mulai bangkit dari keterpurukanku ..
tak lama mentari tersenyum ..
sesosok orang yang aku butuhkan selama ini datang ..
betapa girangnya aku …
akhirnya dia kembali untukku ..
terimah kasih tuhan ..
akhirnya aku temukan dia ..
yang selama ini aku harapkan ..
dan ku cintai ..
Puisi ini karya : Riski amina ( ana )
==================================================
Setiap kudengar lagu ini
fikirku melayang mengingatmu
kau nyanyikan beribu kali lagu ini untukku
terbuai aku akan indah suaramu…
kau akan selalu disampingku kala bintang menghilang
menemani, menghiasi hatiku…
Namun, kini tak kuasa aku mendengarnya
saat kau putuskan tuk pergi dari hidupku
lagumu kini terasa sumbang dihatiku
lagu yang berisi semua janjimu padaku…
biarlah kini kusimpan dalam memori
lagu sendu…
lagu janjimu…
puisi ini karya : Sri Wulan
==================================================
Aku pernah merasakan rasa ini
rasa yang sebelumnya menyakitiku
rasa yang dulu membuatku hancur
namun rasa yg juga membuatku bahagia…
aku pernah membenci rasa itu
karna rasa itu selalu mengahncurkanku
membuat air mataku jatuh
membuat hatiku rapuh mjdi keping keping
kini rasa itu hadir kembali
untuk seseorang yang ku nanti
dia bisa membuatku bahagia
entah itu hanya sementara atau akan selamanya
tapi,sakit karna luka yang dulu
masihlah membekass,mungkin akan selamanya membekas
luka itu akan selalu ku ingat dalam memori
ingatan inii ……..
semua ini merupakan pelajaran berharga bagiku…
{puisi ini karya : heni okta}
==================================================
Demikian rasa datang semata
Mawar merah dan melati putih
darah dan suci
segala cintaku hilang terbang
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu
tiada kata tiada perbandingan
setiap bertemu lagi
tak bisa bicara tentang abadi
hidup yang kita pilih tanpa kasih
Lalu kita sama termangu
Saling bertanya :
Apakah ini?
Cinta?
Kita berdua tak mengerti
Sehari kita bersama
tak hampir menghampiri
Hatiku yang tak memberi
dimana engkau
rupa tiada
suara sayup
hanya kata merangkai hati
kasihmu sunyi
Menunggu seorang diri
jika kau datang sekuat raksasa
atau kau menjelma setampan arjuna
kusedia hati akan berbakti
jika tak bimbing aku
belajar kembali mengeja
alif ba’ ta’ cinta
insp: Solichatul H
==================================================
Kekasih,,
entah dari mana aku harus memulai,,
entah dari mana aku harus mencari kesalahan,,
entah hakim mana yang harus aku sanding,,
entah langit yang mana yang harus aku tengok,,
Kekasih,,
kerinduan ini adalah kenormalan,,
perpaduan antara ambisi dan ketidak mampuan diri pada
kenyataan,,
kerinduan ini adalah perjuangan yang telah selesai tapi masih riuh
terngiang,,
Kekasih,,
kedalaman hati adalah keabsurban yang tak kan mampu aku
ukur,,
layaknya koyakan yang pedih nan dalam lah kerinduan ini,,
hingga tak ada yang mampu aku sanding, terlebih sang waktu,,
Kekasih,,
jika waktuku habis dalam perbedaan,,
aku tak kan memilih tawaran surga dan tak kan kuhiraukan
kutuknya neraka,,
aku kan memilihmu sebagai tebusan belenggu rindu,,
Kekasih,,
lihat aku yang makin cacat lusuh,,
lihat kondisiku sebagai bayaran yang tak kan pernah lunas,,
tebusan akan merindukanmu,,
Karya : David abbas
==================================================
Sayangku,, Inilah nyanyian Rinduku..
yang hanya ku Persembahkan Untukmu..
Asa ku yang selalu menanti kedatanganmu..
Rasa ingin bertemu akan sosokmu..
Follow Kami :
Pandangan matamu yang selalu menggodaku..
pancaran senyummu selalu menghiasi bayanganku..
Senyum dan tawa selalu menghiasi bibirmu..
Ku terpesona Kelembutanmu..
Ku terpesona akan Kasih sayang mu..
Rasa Rinduku yang Semakin Menggebu…
Sayang Aku Rindu Kamu…
Karya: Dinna Arifannie Prattiwiee DharmaWijaya
==================================================
==================================================
saat kata tak mampu terucap dihapanmu,
hati ini amatlah rapuh,
hati ini merindumu,
hati ini menjerit memanggilmu,
rasa ini berkobar ingin rasakan hadirmu,
rindu ini amatlah besara,
bagai pagi tak bertemu malam,
tak mungkin ku berlari mengejar bayangmu,
tak mungkin ku menjerit memanggil namamu,
hanya ada satu kata “Rindu“,
takkan indah warna hidupku,
tanpa warna dihidupmu,
sempurna kasihku,
hanya untukmu,
kasihku , , ,
ku harap kau mendengar,
kau mengerti pinta hatiku,
ku rindu padamu,
selalu ku merindu . . .
salam rindu kasihku . . .
“Ah_Ain”
Andri Setyawan
==================================================
Saat kata tak mampu terungkap langsung,
hati ini menjerit memanggilmu,
bagai pagi yang tak bertemu malam,
dinding hati ini roboh akan terpaan rinduku,
rindu padamu kekasih hati,
tak mungkin ku berlari terus,
mengejar bayangmu,
tak mungkin ku menjerit memanggil namamu,
ku selalu merindu,
duhai kekasih hati,
dengarlah pita hatiku,
datanglah pada pemilik hati ini,
meski jauh,
namun . . .
ku kan tetap menunggu,
sebagai tanda cinta,
tanda sayang,
dan . . .
setiaku padamu,
salam rindu kasihku . . .
“Ah_Ain”
Karya : Andri Setyawan
==================================================
Menapak disetiap jejak kaki
Menuju gerbang kebahagiaan
Disini kuberharap akan hadirnya dirimu
Menemani di kegalauan hati
Menghapus awan kelabu yang membalut jiwa
Menghapus kerinduanku yang menggelora
Datanglah kasih dimalam sunyi ini
Ingin kudamai dalam dekapan cintamu
Belai diriku dalam dalam dinginnya malam
Yang menyeruak kedalam bilik asmaraku
Jangan kau biarkan mawar cintaku melayu
Tanpa siraman air kasihmu
Ku ingin kecupan mesra menghantar tidur lelapku…
Puisi ini karya : Alena Pietersz
==================================================
Rasa yang lelah
rasa yang ada
rasa yang terhenti.mancari jati diri ku
menemui mu
tiap malam sepi ku
tiap malam ku pilu
hanya diri mu….bayangmu………candamu
semua memeluk ku
dalam segala rasa yang ada
kini kau seakan memnpertanyakan
menyangsikan
hingga lara ku
seakan tak berujung
derita ini kan jadi milik ku
ABADI……….SELAMANYA
By Arya Rayatul Achsam
==================================================
Ku masih membisu di keheningan malam…
sejenak memikirkan sebuah nama…
nama seseorang yang kini dalam gelisahku..
orang yang berart bagiku..
saat ku jauh darinya…
ku memohon pada sang dewi malam…
mohon jagalah ia saat aku jauh darinya…
tunjukan orang yang tulus padanya…
buat lah ia selalu ceria meski ku merana olehnya…
dikala ku berjumpa ,ku meninggalkan dirinya saat aku
berjumpa…
ku tak mau kau ikut merindukan sang pujangga rendahan ini…
Cukuplah aku dan sang dewi malam yang tahu Rindu sang
pujangga ini……
Karya : Mr.H
==================================================
Sering kuterdiam karena benakku bertanya-tanya
Sering kutermenung karena jiwa ini menuntut jawaban
Sering kumenangis bila teringat akan kenangan yang telah usam
Sering kutersesat dalam jalanan cinta yang tak menentu arahnya
Kata orang hidup ini begitu singkat
Namun mengapa kita tak kunjung bertemu
Terpisahkan oleh jarak dan waktu
Kata orang semua perlu proses
Namun sampai kapan kuharus menunggu
Dalam kurun waktu yang tak pasti
Kapan rindu ini dapat sampai?
Kapan hati kita akan bertemu?
Kapan tangan ini tak lagi harus melambai?
Kapan jiwa ini akan bersatu?
Puisi ini karya: Vita Magdalena Bernadi
==================================================
Rindu ku pada mu kembali terjaga
seperti kemarau yang bermusim begitu panjang
tak kala embun pun tiada terjumpai pada kerontang
kering terhampar sepanjang lapang
hijau terkulum layu
semilir pun merajah nanar yang menampar
ketika tandus mengeluh pada jerami yang terkapar
ketika gersang mengaduh pada kering yang tersungging
kuning tertunduk pucuk pucuk ilalang
menghiba pada hujan yang tak kunjung datang
seperti rasa ku yang lama terpasung sunyi
saat cinta telah dalam terbenam dalam kiasan
saat kasih telah terlupa jauh tanpa secarik kisah
ketika rindu berai bertabur gundah yang merajah
dan kenangan ter’endap dalam palung hati terdalam
tak qayal,suatu saat aku akan kembali merindukan mu
seperti saat ini ,ketika rapuh hati ku letih terbalut sepi
puisi ini karya : Klick Arie
==================================================
Istriku…kurindukan bau ubun-ubunmu
Sekarang aku telah kehilangan itu
Aku kehilangan…ketika kau rebahkan kepalamu
Di pelukan hangat di dadaku
Hari ini adalah hari jadimu…
Sekarang kau rebahkan kepalamu di pelukan hangat di dada
Tuhan
Apakah kau tak rindu lagi kepadaku…?
Hari ini kurindukan bau ubun-ubunmu sayang…~
Dadaku tempat biasanya kau rebahkan kepalmu…
Kini kian hari semakin ringkih…
Ku peluk angin…berbisikkan du’a
Istriku…berbaringlah tetap disana…
Transit menuju surgamu…
Cintaku akan berubah menjadi untaian-untaian du’a
Tersenyumlah sayang….
Karya : Hanafi
==================================================
Di hari yang fitri ini
Harusnya aku bersamanya
Mendampingi mereka
Seperti anak-anak yang lain
Aku dengar jerit kesedihan mu
Seperti aku mendengar takbiran
Aku tau kerinduanmu teramat dalam
Selaksa dalamnya laut atalantic
Malaikat kecilku……
Aku tak ingin engkau tau
Tentang seberapa dalamnya rinduku padamu
Dan aku juga tak ingin kau tau
Betapa sedihnya saat takbir akbar menggema
Yang kau lihat hanya senyumku
Yang kau dengar hanya tawaku,
Candaku
Saat aku menyapamu
Tapi tak pernah kau dengar
Dalam hati melirih perih
Menetes air mata darah
ketika aku mengingatmu
Dalam genangan-genangan kerinduanku
Aku selelu berdao untukmu
Semoga kelak kita dapat berkumpul kembali
Seperti masa sebelumnya
Karya : zarror (nanang)
==================================================
Saat itu kita bersama-sama, susah senang dan duka
Ketika dirimu dirindung pilu, aku pun ada disampingmu
Tapi ada satu yang kamu tidak ketahui, ketika ku memikirkan
bagaimana hari esok
Dan bagaimana kita merangkai, semuanya jika kita masih
bersama…..
Rasa inginku untuk bersamamu itu sangat lebih
Disaatku bertemu denganmu pada hari itu
Tetesan air mata ku tak terbendung sedikit pun
Pertanda rinduku selama ini tercapai… sahabat kemana saja
engkau pergi..?
10 tahun lamanya kita tak jumpa, masih ingatkah engkau saat kita
di sebuah saung kecil, dimana saat itu hujan lebat, kau bilang
kepadaku
“kitaakan selamanya seperti ini, berdua tak ada yang
memisahkan”….
Sahabat, rinduku telah terbayar akan hadirnya dirimu…
Terimakasih atas semuanya jika kita bisa bertemu lagi, akan ku
ajak engkau mengelilingi kota jakarta bersamaku
Puisi Rindu
Tentang Rindu
Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani
Biarlah ku nikmati kesunyian ini
Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini
Biarlah ku nikmati kehampaan ini
Mungkin air mata yang tulus
Akan lebih bermakna daripada tawa penuh dusta
Semoga kerinduan ini kan segera berakhir
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna
Dan dapat membuat ku bahagia
oleh: Dahyee Poetra
Kerinduan
Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata
menetes di pipiku
Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa
sesungguhnya rasa masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya
takkan terganti
Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk
mengingatnya
Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal
Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah
Sumber: Angrek biru
Cinta dan Rinduku Padamu
Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam
tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.
Rindu
Akan ke manakah angin melayang
Tatkala turun senja nan muram
Pada siapa lagu kuangankan
Kelam dalam kabut rindu tertahan
Datanglah engkau berbaring di sisiku
Turun dan berbisik tepat di sampingku
Belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku
Kuingin menjerit dalam pelukanmu
Akan kemanakah berarak awan
Bagi siapa mata kupejamkan
Pecah bulan dalam ombak lautan
Dahan-dahan di hati berguguran
Sumber : www.AsianBrain.com. (Emha Ainun Nadjib)
Selalu Merindu
Rindu adalah tali yang tak pernah putus
Merentang di tiang hati, di tiang mimpi
Kadangkala di singgahi burung yang mengelakkan kabut
Pada pagi dingin yang mengaburkan sinar matahari
Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang
Tegak dilorong kehidupan, disepanjang labuh usia
Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan
Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula
Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup
Dari musim ke musim ia menjadi laluan
Pengembara yang mencari cintanya yang hilang
Disitu rumput yang telah lama bertukar warna
Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup
Rindu adalah musim yang tak pernah tentram
Resah datang gelisah berulang mengusik nasib
Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar mereda pedih dan sakit
Dan sesekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan
Dalam senyap air mata perlahan-lahan menitik
Sumber : www.AsianBrain.com. (Nurasiyah dan Imat R.)
Lagu Rindu
Teringat ucapan mu padaku
Tunggulah aku bersama cintaku dan kesetiaanku
Dan ku katakan padamu
Bahwa aku akan menunggumu
Suaramu di seberang sana
Mengobati rasa sakit karena rindu
Rasa curiga yang berkecamuk di dada
Namun hanya sekejap saja
Aku memang menunggumu
Selalu menunggumu
Mempertahankan rindu ku
Mengagungkan cinta ku
Aku ingin kaupun begitu
Tetap merindui ku
Mengingat setiap waktu yang telah kita lalui
Dan akan kembali kepadaku lagi
Untuk Ku
Lidah membuat kita terluka
Hingga…
Ego membuat kita terpisah
Aku pergi ke heningan malam
Engkau pergi ke ujung jalan
Tanpa menoleh lagi kebelakang
Di tepi pasir putih ini
Aku kembali merenungimu
Mengapa pengorbanan untuk cinta kita
Tak di anggap ada
Aku kembali kesini
Tempat di saat kita berpisah
Karena rinduku padamu
Berharap kau berfikiran sama
Kembalilah untukku dari ujung jalan sana
Senja Yang Indah
Saat matahari mulai terbenam
Aku melihatmu tersenyum di sampingku
Aku tak berkedip menatap matamu
Bagiku, matamu begitu sempurna
Hari itu
Aku merasakan denyut nadimu
Detakan keras jantungmu
Harum nafasmu
Juga hangat cintamu
Kini tentangmu kujadikan crita sebelum tertidur
Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap
Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi
Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini begitu merindukanmu
Engkau adalah kisah terindahku
Yang Terjadi
Apa yang akan terjadi pada Diri
Sudah tertulis di Kabut Gunung Giri
Walau seperti menguap di Tengah Hari
Itu masih nyata tertera di Cosmic Memory
Tapi aku harus terus Menyanyikan Lagu
Itulah hiburan melepas Rindu Kalbuku
Rindu kepada yang pernah menemaniku semasa waktu
Kepada Dia yang membuatku terlena
Aku tak mampu
Membuat jadi lebih baik seseorang
Biar kubaca Puisi hanya untuk Batu Karang
Karena Rinduku kepadaNya, Dulu dan Sekarang
usi Sedih
Hosting USA & UK 100 MB Untuk Bisnis Adsense Cuma
Rp.5000,-/Bulan
Puisi sedih - Kesedihan merupakan hal yang kadang tidak dapat
kita hindari dalam kehidupan kita. Kesedihan ini kadang muncul
akibat berbagai masalah, paling banyak akibat masalah percintaan
dan romansa yang membuat banyak insan tergugah emosinya
sehingga merasakan kesedihan yang amat dalam.
Dibawah ini adalah sekumpulan apresiasi perasaan sedih berupa
puisi sedih yang tercipta sebagai gambaran kepedihan hati.
Semoga puisi ini dapat menginspirasi anda, asal jangan membuat
anda tambah sedih aja... cekidot..
Puisi sedih
CINTA ITU
Bgtu indah saaT Kita Mencitai,,
Dan begitu pahit saat kita kehilangan..
Kucoba untuk melupakan kenangan cinta itu..
Hari demi hari dan tak terasa waktu berlalu..
Aku dapat melupakan dan menghilangkan bayangan dirinya..
Namun yang tak dapat kulupakan,,
Hanya penyesalan didalam hidupku..
Karena aku telah mengacuhkan cintanya pada didiku..
Semua terasa saat dia tak ada lagi disampingku..
Sungguh aku tak mau penyesalan itu datang lagi..
Saat aku telah menemukan cinta yang baru . .
PUISI SEDIH
Hingga sampai saat itu menjelang
Aku mencintainya sepenuh hati
Amat merinduinya meski telah pergi
Ku hanya ingin bertatap Walau hanya sekejap
Namun itu takkan mungkin terjadi
Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati
Dan sirna dari hati ini...
Namun dia tetap bertahta di palung sanubari...
Memang Seharusnya Begitu:
Maafkan aku yang memang redup...
tak pantas mengharap kemuliaan seorang bidadari sepertimu
Apabila engkau menutup pintu dan tak memberi seberkas cahaya,
tak apa
Memang seharusnya begitu...
Dan kiranya aku merangkak dan kau tak melihatku, tak apa
Memang di luar sana benyak pujangga yang sanggup menuliskan
ribuan sajak untukmu
Dan aku hanya memetik bunga violet dari taman depan
Di luar sana banyak saudagar yang sanggup mempersem bahkan
villa mewah untukmu
Dan aku hanya bisa membangun gubuk di desa...
Pun rembulan walau ia tak bertemu mentari ia tetap memberikan
cahayanya
Dan rembulan dengan senang hati memantulkannya kembali demi
bumi agar tidak gelap
Dimanakah Perasaanmu:
Seakan duri merobek hatiku Hancurkan jiwaku
Musnahkan semua tawa dihatiku
Mengapa kau lakukan ini padaku
Mengapa kau tinggalkanku saat aku membutuhkan kamu
Andai engkau tau Sakit hati ini
saat kau tinggalkan cintaku yang tulus ini
Hanya untuk seorang yang tak pernah mencintaimu
Dimanakah perasaanmu???
Saat kau ucap kata lupakan aku
Sungguh kau bukan manusia bagiku
Kau Ucap Kata Yang Sama...
PENYESALAN HATIKU
Semua yang telah berlalu
t’lah membuatku mengingkari janjiku sendiri
janji yang membawa penyesalan
t’lah membuatmu kecewa
t’lah membuatmu berpaling dari hati ini
Dalam tidur setiap malamku
terlelap dalam gelap berharap mendapat ketenangan
ketenangan dan ketentraman yang kuharap
hanya impian semata
Karena ketenangan dan ketentraman
berada dalam dirimu DEWI
Maafkan aku atas semua kebodohanku
maafkan aku atas penyia-nyiaan ku terhadapmu DEWI
Sugguh ke mencintai, menyayangi dan mengasihi dirimu
Puisi Untuk Ibu
Ibu
By: Ade Yulianti
aku begitu mencintaimu aku begitu merindukan mu
kau begitu indah dan sempurna dimataku
pengorbananmu begitu tulus hingga aku sulit untuk
membalasnya
doaku selalu ku panajat kan untukmu
kasih sayangmu begitu besar
pelukkan mu begitu hangat hingga aku selalu terjaga
dalam tidurku....
ibu ibu ibu aku rindu kepadamu aku rindu saat kau
membuaiku
dengan kasih sayang....
yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah
ia merasakan surga mu
ibu ibu ibu kau apa kah kah mendengarkan jeritan ini
jeritan anakmu yang merindukan mu
ibu berikan ketegaran untuk anak mu ini
agar anakmu bisa terus seyum sepeti
senyuman mu yang tulus....
Puisi Seorang Anak untuk Ibu
Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan
Untuk berjuang dalam pertempuran.
Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi
Doakanlah agar aku berhasil.
Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang.
Merebut kemenangan di mana pun adanya.
Aku akan pergi, Bu, janganlah menangis
Biar kucari jalanku sendiri.
Aku ingin melihat, menyentuh, dan mendengar
Meskipun ada bahaya, ada rasa takut.
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata
Biar kuutarakan pikiranku.
Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku
Memahat tempatku, menjahit kainku
Ingatlah, saat aku melayari sungaiku
Aku mencintaimu, di sepanjang jalanku.
Pulanglah Ibu
By: Laili Nurul H.
Tubuhmu kaku,
matamu kaku,
mulutmu membisu
napasmu terhenti sudah
Aku tahu
ibu telah pergi ke alam sana
yang tak pernah ada dalam bayanganku,
juga ku dengar bisikan
Oh ibu
tak lama ibu telah terkubur ditanah merah
hanya sendiri
dukaku ibu pasti tau menjalar sekujur tubuh
biarlah ibu pulanglah dengan tenang
Ada Engkau Ibu
By: marihot nainggolan
Ada Engkau Ibu...
dalam gigil yang mengikis
ada Engkau
mendekap hangat hati
dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai
ada Engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
meski hatimu sengsara
ada tawa yang selalu
mekar di wajahmu
ada kasih lewat belaianmu
aku percaya
dan aku bahagia
karena ada Engkau....Puisi ibu
Puisi Satu Harapan Mereka
Satu malam satu lembar saja.
Diam dan mulailah menuliskannya.
Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA ?
Janganlah membuat mereka menetaskan air mata.
Bukankah harapan mereka tidak mengada-ada?
Hanya ingin melihat mu menjadi SARJANA.
BAJU TOGA ITU,
Mengeringkan keringat mereka,
Menghapus air mata mereka,
Membayar semua pengorbanan mereka.
Ingat ..
Bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa.
Tapi ..
Hanya kata-kata sederhana
SARJANA saja....!!!
Lupakah kamu waktu meraka mengantarmu ke kota...?
Mereka pulang lalu mengatakan kepada sesiapa saja
bahwa anak mereka sekarang kuliah
Dan menjadi calon SARJANA
Mereka lalu menjual apa saja yang ada
Menghemat uang belanja.
Jangan Buang Waktuku
By: Dafit
Terlalu lama aku menunggu
Ungkapan isi hatimu
Namun kau tak pernah mau tau
Kau hanya diam membisu
Jika memang kau tak cinta aku
Janganlah buang waktuku
Lelah ku ikuti inginmu
Tapi kau tak peduli dngan perasaanku
Ku tak mau terus mengalah
Lebih baik aku menyerah
Ku tau cinta tak bisa di paksa
Tapi mengapa kau tak jujur saja
Dari awal kita bersama
Kalo memang di hatimu tak pernah ada rasa
Untuk aku yg mencoba setia
Sakit rasanya...
Bila cinta tak terbalas cinta
Untuk Ibuku tercinta
By: Agus Suarsono
Ku ingin,
Menghirup udara yang kau hirup.
Melangkah,
Di tempatmu melangkah.
Berteduh,
Di tempatmu berteduh.
Dan terlelap di atas pangkuanmu.
Ibu...
Ku hanya ingin selalu bersamamu.
sepanjang waktuku...
Kupersembahkan untuk Ibuku Tercinta dan semua
Ibu di muka bumi ini
By: Agus Suarsono
Suratan-Mu Tuhan...
Atas takdir seorang Ibu
yang mengandung ku tuk sembilan bulan
yang melahirkan ku dengan derita
Nyawanya Ia pertaruhkan
Demi aku yang lemah tak berdaya
Maaf Ibu...
Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu
Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia
Maaf Ibu...
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam
Karena aku yang merengek kehausan
Maafkan aku Ibu...
Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa
Tuhan...
Dosakah diriku ini...
Yang selalu merepotkan Ibu
Wanita bijaksana yang membesarkanku
Mengajariku tentang arti kehidupan
Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah
Dan takkan pernah menyerah
Cahaya Cintamu
By: Agus Suarsono
Ibuku sayang...
Cintamu, adalah cahaya yang menerangi
Setiap kegelapan di dunia fana ini.
Kehadiranmu, begitu berharga,
Bermakna dan berarti.
Ibuku yg cantik...
Tiada hari yg kujalani,
Tanpa sedetik pun tak mengingatmu.
Mengingat sgala pengorbananmu
Yg tak lelah merawatku,
Yg tak bosan menasehatiku,
Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu.
Terima kasih Ibu...
Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini,
dengan senyum manismu yg menguatkan batinku.
Terima kasih ibu…
Telah menjagaku hingga kini.
Terima kasih Ibu...
Engkau selalu ada untukku.
Ibuku yg baik...
Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu.
Maafkan aku, selalu mengecewakanmu.
Maafkan aku, anakmu ini.
Ibu...
Cahaya cintamu, selalu ku nanti.
Bahkan hingga aku mati.
Dan cintamu kan tetap bersinar di hati,
Kekal dan abadi.
Ibu
By: Ade Yulianti
aku begitu mencintaimu aku begitu merindukan mu
kau begitu indah dan sempurna dimataku
pengorbananmu begitu tulus hingga aku sulit untuk
membalasnya
doaku selalu ku panajat kan untukmu
kasih sayangmu begitu besar
pelukkan mu begitu hangat hingga aku selalu terjaga
dalam tidurku....
ibu ibu ibu aku rindu kepadamu aku rindu saat kau
membuaiku
dengan kasih sayang....
yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah
ia merasakan surga mu
ibu ibu ibu kau apa kah kah mendengarkan jeritan ini
jeritan anakmu yang merindukan mu
ibu berikan ketegaran untuk anak mu ini
agar anakmu bisa terus seyum sepeti
senyuman mu yang tulus....
Puisi Seorang Anak untuk Ibu
Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan
Untuk berjuang dalam pertempuran.
Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi
Doakanlah agar aku berhasil.
Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang.
Merebut kemenangan di mana pun adanya.
Aku akan pergi, Bu, janganlah menangis
Biar kucari jalanku sendiri.
Aku ingin melihat, menyentuh, dan mendengar
Meskipun ada bahaya, ada rasa takut.
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata
Biar kuutarakan pikiranku.
Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku
Memahat tempatku, menjahit kainku
Ingatlah, saat aku melayari sungaiku
Aku mencintaimu, di sepanjang jalanku.
Pulanglah Ibu
By: Laili Nurul H.
Tubuhmu kaku,
matamu kaku,
mulutmu membisu
napasmu terhenti sudah
Aku tahu
ibu telah pergi ke alam sana
yang tak pernah ada dalam bayanganku,
juga ku dengar bisikan
Oh ibu
tak lama ibu telah terkubur ditanah merah
hanya sendiri
dukaku ibu pasti tau menjalar sekujur tubuh
biarlah ibu pulanglah dengan tenang
Ada Engkau Ibu
By: marihot nainggolan
Ada Engkau Ibu...
dalam gigil yang mengikis
ada Engkau
mendekap hangat hati
dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai
ada Engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
meski hatimu sengsara
ada tawa yang selalu
mekar di wajahmu
ada kasih lewat belaianmu
aku percaya
dan aku bahagia
karena ada Engkau....Puisi ibu
Puisi Satu Harapan Mereka
Satu malam satu lembar saja.
Diam dan mulailah menuliskannya.
Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA ?
Janganlah membuat mereka menetaskan air mata.
Bukankah harapan mereka tidak mengada-ada?
Hanya ingin melihat mu menjadi SARJANA.
BAJU TOGA ITU,
Mengeringkan keringat mereka,
Menghapus air mata mereka,
Membayar semua pengorbanan mereka.
Ingat ..
Bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa.
Tapi ..
Hanya kata-kata sederhana
SARJANA saja....!!!
Lupakah kamu waktu meraka mengantarmu ke kota...?
Mereka pulang lalu mengatakan kepada sesiapa saja
bahwa anak mereka sekarang kuliah
Dan menjadi calon SARJANA
Mereka lalu menjual apa saja yang ada
Menghemat uang belanja.
Jangan Buang Waktuku
By: Dafit
Terlalu lama aku menunggu
Ungkapan isi hatimu
Namun kau tak pernah mau tau
Kau hanya diam membisu
Jika memang kau tak cinta aku
Janganlah buang waktuku
Lelah ku ikuti inginmu
Tapi kau tak peduli dngan perasaanku
Ku tak mau terus mengalah
Lebih baik aku menyerah
Ku tau cinta tak bisa di paksa
Tapi mengapa kau tak jujur saja
Dari awal kita bersama
Kalo memang di hatimu tak pernah ada rasa
Untuk aku yg mencoba setia
Sakit rasanya...
Bila cinta tak terbalas cinta
Untuk Ibuku tercinta
By: Agus Suarsono
Ku ingin,
Menghirup udara yang kau hirup.
Melangkah,
Di tempatmu melangkah.
Berteduh,
Di tempatmu berteduh.
Dan terlelap di atas pangkuanmu.
Ibu...
Ku hanya ingin selalu bersamamu.
sepanjang waktuku...
Kupersembahkan untuk Ibuku Tercinta dan semua
Ibu di muka bumi ini
By: Agus Suarsono
Suratan-Mu Tuhan...
Atas takdir seorang Ibu
yang mengandung ku tuk sembilan bulan
yang melahirkan ku dengan derita
Nyawanya Ia pertaruhkan
Demi aku yang lemah tak berdaya
Maaf Ibu...
Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu
Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia
Maaf Ibu...
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam
Karena aku yang merengek kehausan
Maafkan aku Ibu...
Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa
Tuhan...
Dosakah diriku ini...
Yang selalu merepotkan Ibu
Wanita bijaksana yang membesarkanku
Mengajariku tentang arti kehidupan
Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah
Dan takkan pernah menyerah
Cahaya Cintamu
By: Agus Suarsono
Ibuku sayang...
Cintamu, adalah cahaya yang menerangi
Setiap kegelapan di dunia fana ini.
Kehadiranmu, begitu berharga,
Bermakna dan berarti.
Ibuku yg cantik...
Tiada hari yg kujalani,
Tanpa sedetik pun tak mengingatmu.
Mengingat sgala pengorbananmu
Yg tak lelah merawatku,
Yg tak bosan menasehatiku,
Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu.
Terima kasih Ibu...
Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini,
dengan senyum manismu yg menguatkan batinku.
Terima kasih ibu…
Telah menjagaku hingga kini.
Terima kasih Ibu...
Engkau selalu ada untukku.
Ibuku yg baik...
Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu.
Maafkan aku, selalu mengecewakanmu.
Maafkan aku, anakmu ini.
Ibu...
Cahaya cintamu, selalu ku nanti.
Bahkan hingga aku mati.
Dan cintamu kan tetap bersinar di hati,
Kekal dan abadi.
Woensdag 20 Maart 2013
Puisi Cinta Romantis
Cinta Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini
Cinta Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini
Cinta Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku
Cinta Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini
Kini Cinta Itu T’lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi – Mimpiku
Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T’lah Ku Perbuat
Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku?
Kini Hanya Serpihan Penyesalan Yang Tersisa Dari Sisa Hidupku
Yang Singkat Ini
Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan
Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku
Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu Dalam Perlindungan
Dan Karunia Sang Pencipta
Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T’lah Habis Tak Akan Ada yang
Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku
Sampai Nafas Terakhirku Berhembus Hanya Cinta Dan
Namanyalah Yang Akan Tetap Menghuni Tahta Terindah Dalam
Hatiku Yang Terdalam
Perpisahan ... perpisahan
Karna semua tak mungkin
hatiku tersiksa
Kau pun begitu
Angin apa aja .. titip rinduku untuknya ya
Saat ini kami tak dapat bersama
Karna berbeda cerita
sayangku...
Jaga diri baik-baik,
smoga kau temukan yang terbaik
Dari jauh ku berdoa
Kamu baik- baik saja
senandung rinduku
rintihan kalbuku yang rapuh tanpamu..
tentangmu
Penantian Tiada Arti
matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi
ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku
ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi
menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki
telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku
ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian kata cinta mu
krn ku sayang kepada mu
Hari ini sebelum senja menutup diri
Aku sadari betapa hidup sangat berarti
Ketika manis dirimu berkata-kata
Atas indah cinta itu bahagia
Saat sejenak kutemukan cinta
Hapus semua langit punya air mata
Dan kemudian yang telah tersadar dan bahagia
Cinta hidupkan arti hidup penuh makna
Dan saat tangan itu kugenggam
Saat merekah senyuman hangatmu di hadapanku
Saat semua cinta ada dan terasa
Atas dirimu yang beri aku dunia penuh bahagia
Ketika ketulusan cinta itu hadir tanpa pamrih, atas senyuman dan
tawa yang kau berikan. Aku bersyukur tuhan telah
mempertemukan kita hari ini. Setelah semua rasa yang
terpendam, dan rindu atas dirimu yang buat duniaku indah, kau
sapa aku dengan senyum hangatmu, yang buat sisa hari ini
menjadi hari yang terindah…
hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta..
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….
Apa salahnya..
Kita mensyukuri cinta yang kita punya.
Belajar ikhlas saling memberi dan menerima.
Berharap pada satu akhir yang indah.
Bila memang harus dikatakan bodoh.
Mengerti makna cinta.
Jangan menyesal dengan kebodohan itu.
Setidaknya kita beruntung bisa merasakan cinta.
Hindari jiwa yang merasa terlanjur rapuh.
Tidak ingin menjalin cinta kasih.
Yakinkan kita masih mampu.
Mengobati luka itu walau masih membekas dan berdarah.
Lihatlah diri kita dicermin.
Pastikan masih mampu tersenyum.
Tegar dan tetap tegar.
Buktikan tanpanya diri kita masih mampu bertahan.
Kaulah Pujaanku
Tanpamu aku resah
jauh darimu aku tak bisa
memikirkanmu aku gelisah
berpisah denganmu aku tak kuasa…
Cintamu telah membutakan mataku
hingga aku tak dapat melihat laki-laki lain
sayangmu telah melumpuhkan sayapku
hingga ku tak bisa terbang mencari cinta yg lain…
Kaulah raja yg bertahta dihatiku
berkuasa atas jiwa dan ragaku
meski sebenarnya kau tak pernah tau
sejauh ini aku memujamu…
Teken in op:
Plasings (Atom)