Donderdag 11 April 2013

Puisi Patah Hati

CINTA Cinta.. Kau hadir dengan sejuta harapan.. Segenggam impian dan angan, Janjikan tawa canda penuh bahagia.. Tapi mengapa harus luka yang kudapat?? Kepedihan hati yang tak terobati, disaat hati ini telah kuyakini.. Diantara bintang aku bertanya.. berbiaskan cahaya rembulan.. Apakah ini yang namanya cinta?? Indah yang sekejap mata.. namun sakitnya tak terhinnga.. Kata-katapun tak mampu wakili.. akan pedih hati ini.. CINTA itu bahagia tapi menyakitkan.. saat kita mencintai, kita bahagia.. saat kita cemburu, kita terluka.. Karena Kau Patahkan Hatiku Aku merasakan patah hati ini seperti batu koral yang menimpuk jidat, Benjol... Aku merasakan patah hati ini seperti pukulan Chris Jhon yang bertubi-tubi Babak belur... Aku merasakan patah hati ini seperti bau kentut tetanggaku yang gendut Bikin aku semaput... Tapi aku benjol bukan karena ditimpuk batu koral Aku babak belur bukan karena dipukul Chris Jhon Dan aku semaput bukan karena mencium bau kentut Tapi karena kau telah patahkan hatiku CINTA tak harus memiliki? “itu bohoong !! semua orang ingin memiliki, bahkan kadang merasa harus memiliki.. Dengan melihat orang yang dicintai bahagia, kita pun bahagia? “bohoong”!!! kita hanya pura2 bahagia,, di saat hati kita sakit, itu mengajarkan kita untuk menjadi MUNAFIK.. Hancur Retak Luluh Lantak Berkeping-keping Tinggal Puing Hitam Menjadi Putih Yang Ada Hanya Sedih Menghujam Relung Hati Jiwa Hidup Laksana Mati Mengerang Seperti Beruang Menjerit Menahan Sakit Saat Kau Menampar Bunga Mawar Yang Sedang Mekar Tak Kuasa Untuk Menjauh Tidak Pula Untuk Menahan Tapi Kau Telah Menempuh Jalan Kelam Percintaan Kasih Tak Sampai Begitu tinggi dinding itu Sulit ku taklukan pertahanan hatimu Untuk ku gapai mahligai cintaku Tak dapat ku raih bahagiaku Hanya bertahan dalam dilema Tak berharap lebih dari yang ada Bagiku kau bagai bintang di surga Terlalu indah untukku meraihnya Ya Allah ihklaskan hati Buka hatiku agar bisa memahami Ihklasnya hatiku dalam mencintai Tegarkan hati melepaskanmu pergi Kita bagai bulan dan matahari Tak bisa bersatu walau satu hati Indah cintamu.... Hanya bisa ku gapai dalam mimpi Luka Saat Kau Tinggal Pergi Tak seindah kata.. Engkau ucapkan Cinta... Karna yang aku rasa hanyalah derita.. Keluka'an di jiwa semakin membara.. Gemuruh suara hati kian tak mau berhenti.. Mungkinkah cinta kan berakhir di sini.. Perih ya luka saat kau tinggal pergi.. Tapi tak satu pun yang mau mengerti.. Berkelana selalu berkelana Cinta.. Tak tau arah dan tujuannya.. Hanyalah mencari sedikit kebahagia'an hati.. Untuku yang selalu aku cintai.. Ketika aku terdiam aku bimbang.. Angan-2ku selalu melayang.. Tebang tinggi mejulang.. Terhempas angin merajang.. Di seluruh kalbu.. Karna engkau kekasih tercintaku.. Yang tak mau mengertikan aku.. Aku Dan Kenanganku Semakin ku mencoba Semakin ku tak bisa melupakanya Semakin ku bertanya Semakin ku tak menemukan jawabanya Aku dan kenanganku Sekajap dlm pelukan cintamu Segurat catatan membekas dlm hatiku Indah melekat walau semua telah berlalu Masa lalu bersamamu Kan slalu terukir di hatiku Meski tak bisa memilikimu Namun kamulah yg terbaik di hatiku Hadirmu mengisi ruang jiwa Ronamu penuh senyum dlm canda Namun semua tinggal kenangan saja

Puisi Untuk Sahabat

Katakan pesan merpati Sampaikah jalanmu di sana nanti Ucapku menunggu mati Dalam kelam tersipu sepi Dapatkah langkah Merasakan anugrah Pencipta gundah Dan penglihatan terindah Dalam setiap jiwa yang terbelah Pelangiku di sana… Lebih indah, dari aurora Yang singgah dalam jiwa Yang buat hidupku bermakna Yang bagiku nyawa Terpilih selamanya Ucapku dengan setia Tapi, Retak sudah hati Tak layak dipandang Pantas terbuang Berakhir usang Di mata kekasih hati Apakah nanti? karya : Kukuh ================================================== Sore ini..dikeremangan senja… Aku masih setia pada rinduku… Menunggumu…memuaskan dahagaku.. Aku perempuan dengan rindu yg terabaikan.. Bukan karena tak ada yg merindukanku… Tapi aku hanya mau rindumu..bukan rindunya.. Bongkahan rinduku..tak tercairkan terik mentari… Hanya hadirmu yang mampu mencairkannya.. Terima kasih untuk senyummu dikejauhan sana… Tapi kali ini aku ingin dirimu hadir dan merengkuhku dalam pelukmu.. Meski hanya sesaat…aku ingin… karya : bunga savana ================================================== Aku bisa sedih dan sedih.. Jika kau selalu perlakukan aku seperti ini.. Kini aku diam bukan arti aku tak bicara tapi aku tak mampu bersuara.. Karena cinta dari mu ku ibaratkan seperti air yang selalu mengalir dan seperti itu lah aku mencintaimu.. Dari hati tak selalu pamrih dari jiwa yang tak selalu suci ingin sekali aku menyayangi mu namun, cinta ini siksa jika ku tak ada kamu,.. walaupun kini aku tak senada dengan janjiku ku ingin cinta ini dapat kau sambut karena, jauh di lubuk hatiku.. kau masih kekasih ku,, By fikri haykal ================================================== Rindu yang kini datang menghampiriku. Tak akan pergi begitu saja tanpa pertemuan denganmu. Ku terhanyut dalam buaian rindu yang masuk kedalam sukmaku. Kini hanya bayangmu yang merajalela dalam kaLbu. Tak kuasaku menahan asaku. Ingin bertemu dan berpeluk mesra denganmu. Hatiku kini terbuai oleh samudra cinta yang kau berikan untukku. Kini kaulah hantu yang selalu membayang-bayangi setiap langkahku. karya: aryhanie el afiefi ================================================== Seakan awan pun mengerti tentang derita ku .. perihku,sakitku, karna kehilangan cinta awan terbendung dan menghasilkan tetesan air yang melambangkan air mataku yang terus mengalir dari mata,pipi hingga jatuh ke tanah .. lama sudah aku larut dalam kesedihan ini .. ” apakah semua ini ada akhirnya??” tanyaku pada sang mentari .. mentari hanya tersenyum merekah dan menampakkan sinarnya pada dunia memberiku isyarat .. Dan aku mulai bangkit dari keterpurukanku .. tak lama mentari tersenyum .. sesosok orang yang aku butuhkan selama ini datang .. betapa girangnya aku … akhirnya dia kembali untukku .. terimah kasih tuhan .. akhirnya aku temukan dia .. yang selama ini aku harapkan .. dan ku cintai .. Puisi ini karya : Riski amina ( ana ) ================================================== Setiap kudengar lagu ini fikirku melayang mengingatmu kau nyanyikan beribu kali lagu ini untukku terbuai aku akan indah suaramu… kau akan selalu disampingku kala bintang menghilang menemani, menghiasi hatiku… Namun, kini tak kuasa aku mendengarnya saat kau putuskan tuk pergi dari hidupku lagumu kini terasa sumbang dihatiku lagu yang berisi semua janjimu padaku… biarlah kini kusimpan dalam memori lagu sendu… lagu janjimu… puisi ini karya : Sri Wulan ================================================== Aku pernah merasakan rasa ini rasa yang sebelumnya menyakitiku rasa yang dulu membuatku hancur namun rasa yg juga membuatku bahagia… aku pernah membenci rasa itu karna rasa itu selalu mengahncurkanku membuat air mataku jatuh membuat hatiku rapuh mjdi keping keping kini rasa itu hadir kembali untuk seseorang yang ku nanti dia bisa membuatku bahagia entah itu hanya sementara atau akan selamanya tapi,sakit karna luka yang dulu masihlah membekass,mungkin akan selamanya membekas luka itu akan selalu ku ingat dalam memori ingatan inii …….. semua ini merupakan pelajaran berharga bagiku… {puisi ini karya : heni okta} ================================================== Demikian rasa datang semata Mawar merah dan melati putih darah dan suci segala cintaku hilang terbang Melambai pulang perlahan Sabar, setia selalu tiada kata tiada perbandingan setiap bertemu lagi tak bisa bicara tentang abadi hidup yang kita pilih tanpa kasih Lalu kita sama termangu Saling bertanya : Apakah ini? Cinta? Kita berdua tak mengerti Sehari kita bersama tak hampir menghampiri Hatiku yang tak memberi dimana engkau rupa tiada suara sayup hanya kata merangkai hati kasihmu sunyi Menunggu seorang diri jika kau datang sekuat raksasa atau kau menjelma setampan arjuna kusedia hati akan berbakti jika tak bimbing aku belajar kembali mengeja alif ba’ ta’ cinta insp: Solichatul H ================================================== Kekasih,, entah dari mana aku harus memulai,, entah dari mana aku harus mencari kesalahan,, entah hakim mana yang harus aku sanding,, entah langit yang mana yang harus aku tengok,, Kekasih,, kerinduan ini adalah kenormalan,, perpaduan antara ambisi dan ketidak mampuan diri pada kenyataan,, kerinduan ini adalah perjuangan yang telah selesai tapi masih riuh terngiang,, Kekasih,, kedalaman hati adalah keabsurban yang tak kan mampu aku ukur,, layaknya koyakan yang pedih nan dalam lah kerinduan ini,, hingga tak ada yang mampu aku sanding, terlebih sang waktu,, Kekasih,, jika waktuku habis dalam perbedaan,, aku tak kan memilih tawaran surga dan tak kan kuhiraukan kutuknya neraka,, aku kan memilihmu sebagai tebusan belenggu rindu,, Kekasih,, lihat aku yang makin cacat lusuh,, lihat kondisiku sebagai bayaran yang tak kan pernah lunas,, tebusan akan merindukanmu,, Karya : David abbas ================================================== Sayangku,, Inilah nyanyian Rinduku.. yang hanya ku Persembahkan Untukmu.. Asa ku yang selalu menanti kedatanganmu.. Rasa ingin bertemu akan sosokmu.. Follow Kami : Pandangan matamu yang selalu menggodaku.. pancaran senyummu selalu menghiasi bayanganku.. Senyum dan tawa selalu menghiasi bibirmu.. Ku terpesona Kelembutanmu.. Ku terpesona akan Kasih sayang mu.. Rasa Rinduku yang Semakin Menggebu… Sayang Aku Rindu Kamu… Karya: Dinna Arifannie Prattiwiee DharmaWijaya ================================================== ================================================== saat kata tak mampu terucap dihapanmu, hati ini amatlah rapuh, hati ini merindumu, hati ini menjerit memanggilmu, rasa ini berkobar ingin rasakan hadirmu, rindu ini amatlah besara, bagai pagi tak bertemu malam, tak mungkin ku berlari mengejar bayangmu, tak mungkin ku menjerit memanggil namamu, hanya ada satu kata “Rindu“, takkan indah warna hidupku, tanpa warna dihidupmu, sempurna kasihku, hanya untukmu, kasihku , , , ku harap kau mendengar, kau mengerti pinta hatiku, ku rindu padamu, selalu ku merindu . . . salam rindu kasihku . . . “Ah_Ain” Andri Setyawan ================================================== Saat kata tak mampu terungkap langsung, hati ini menjerit memanggilmu, bagai pagi yang tak bertemu malam, dinding hati ini roboh akan terpaan rinduku, rindu padamu kekasih hati, tak mungkin ku berlari terus, mengejar bayangmu, tak mungkin ku menjerit memanggil namamu, ku selalu merindu, duhai kekasih hati, dengarlah pita hatiku, datanglah pada pemilik hati ini, meski jauh, namun . . . ku kan tetap menunggu, sebagai tanda cinta, tanda sayang, dan . . . setiaku padamu, salam rindu kasihku . . . “Ah_Ain” Karya : Andri Setyawan ================================================== Menapak disetiap jejak kaki Menuju gerbang kebahagiaan Disini kuberharap akan hadirnya dirimu Menemani di kegalauan hati Menghapus awan kelabu yang membalut jiwa Menghapus kerinduanku yang menggelora Datanglah kasih dimalam sunyi ini Ingin kudamai dalam dekapan cintamu Belai diriku dalam dalam dinginnya malam Yang menyeruak kedalam bilik asmaraku Jangan kau biarkan mawar cintaku melayu Tanpa siraman air kasihmu Ku ingin kecupan mesra menghantar tidur lelapku… Puisi ini karya : Alena Pietersz ================================================== Rasa yang lelah rasa yang ada rasa yang terhenti.mancari jati diri ku menemui mu tiap malam sepi ku tiap malam ku pilu hanya diri mu….bayangmu………candamu semua memeluk ku dalam segala rasa yang ada kini kau seakan memnpertanyakan menyangsikan hingga lara ku seakan tak berujung derita ini kan jadi milik ku ABADI……….SELAMANYA By Arya Rayatul Achsam ================================================== Ku masih membisu di keheningan malam… sejenak memikirkan sebuah nama… nama seseorang yang kini dalam gelisahku.. orang yang berart bagiku.. saat ku jauh darinya… ku memohon pada sang dewi malam… mohon jagalah ia saat aku jauh darinya… tunjukan orang yang tulus padanya… buat lah ia selalu ceria meski ku merana olehnya… dikala ku berjumpa ,ku meninggalkan dirinya saat aku berjumpa… ku tak mau kau ikut merindukan sang pujangga rendahan ini… Cukuplah aku dan sang dewi malam yang tahu Rindu sang pujangga ini…… Karya : Mr.H ================================================== Sering kuterdiam karena benakku bertanya-tanya Sering kutermenung karena jiwa ini menuntut jawaban Sering kumenangis bila teringat akan kenangan yang telah usam Sering kutersesat dalam jalanan cinta yang tak menentu arahnya Kata orang hidup ini begitu singkat Namun mengapa kita tak kunjung bertemu Terpisahkan oleh jarak dan waktu Kata orang semua perlu proses Namun sampai kapan kuharus menunggu Dalam kurun waktu yang tak pasti Kapan rindu ini dapat sampai? Kapan hati kita akan bertemu? Kapan tangan ini tak lagi harus melambai? Kapan jiwa ini akan bersatu? Puisi ini karya: Vita Magdalena Bernadi ================================================== Rindu ku pada mu kembali terjaga seperti kemarau yang bermusim begitu panjang tak kala embun pun tiada terjumpai pada kerontang kering terhampar sepanjang lapang hijau terkulum layu semilir pun merajah nanar yang menampar ketika tandus mengeluh pada jerami yang terkapar ketika gersang mengaduh pada kering yang tersungging kuning tertunduk pucuk pucuk ilalang menghiba pada hujan yang tak kunjung datang seperti rasa ku yang lama terpasung sunyi saat cinta telah dalam terbenam dalam kiasan saat kasih telah terlupa jauh tanpa secarik kisah ketika rindu berai bertabur gundah yang merajah dan kenangan ter’endap dalam palung hati terdalam tak qayal,suatu saat aku akan kembali merindukan mu seperti saat ini ,ketika rapuh hati ku letih terbalut sepi puisi ini karya : Klick Arie ================================================== Istriku…kurindukan bau ubun-ubunmu Sekarang aku telah kehilangan itu Aku kehilangan…ketika kau rebahkan kepalamu Di pelukan hangat di dadaku Hari ini adalah hari jadimu… Sekarang kau rebahkan kepalamu di pelukan hangat di dada Tuhan Apakah kau tak rindu lagi kepadaku…? Hari ini kurindukan bau ubun-ubunmu sayang…~ Dadaku tempat biasanya kau rebahkan kepalmu… Kini kian hari semakin ringkih… Ku peluk angin…berbisikkan du’a Istriku…berbaringlah tetap disana… Transit menuju surgamu… Cintaku akan berubah menjadi untaian-untaian du’a Tersenyumlah sayang…. Karya : Hanafi ================================================== Di hari yang fitri ini Harusnya aku bersamanya Mendampingi mereka Seperti anak-anak yang lain Aku dengar jerit kesedihan mu Seperti aku mendengar takbiran Aku tau kerinduanmu teramat dalam Selaksa dalamnya laut atalantic Malaikat kecilku…… Aku tak ingin engkau tau Tentang seberapa dalamnya rinduku padamu Dan aku juga tak ingin kau tau Betapa sedihnya saat takbir akbar menggema Yang kau lihat hanya senyumku Yang kau dengar hanya tawaku, Candaku Saat aku menyapamu Tapi tak pernah kau dengar Dalam hati melirih perih Menetes air mata darah ketika aku mengingatmu Dalam genangan-genangan kerinduanku Aku selelu berdao untukmu Semoga kelak kita dapat berkumpul kembali Seperti masa sebelumnya Karya : zarror (nanang) ================================================== Saat itu kita bersama-sama, susah senang dan duka Ketika dirimu dirindung pilu, aku pun ada disampingmu Tapi ada satu yang kamu tidak ketahui, ketika ku memikirkan bagaimana hari esok Dan bagaimana kita merangkai, semuanya jika kita masih bersama….. Rasa inginku untuk bersamamu itu sangat lebih Disaatku bertemu denganmu pada hari itu Tetesan air mata ku tak terbendung sedikit pun Pertanda rinduku selama ini tercapai… sahabat kemana saja engkau pergi..? 10 tahun lamanya kita tak jumpa, masih ingatkah engkau saat kita di sebuah saung kecil, dimana saat itu hujan lebat, kau bilang kepadaku “kitaakan selamanya seperti ini, berdua tak ada yang memisahkan”…. Sahabat, rinduku telah terbayar akan hadirnya dirimu… Terimakasih atas semuanya jika kita bisa bertemu lagi, akan ku ajak engkau mengelilingi kota jakarta bersamaku

Puisi Rindu

Tentang Rindu Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani Biarlah ku nikmati kesunyian ini Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini Biarlah ku nikmati kehampaan ini Mungkin air mata yang tulus Akan lebih bermakna daripada tawa penuh dusta Semoga kerinduan ini kan segera berakhir Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna Dan dapat membuat ku bahagia oleh: Dahyee Poetra Kerinduan Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah Sumber: Angrek biru Cinta dan Rinduku Padamu Adakah engkau disana sepertiku Memasuki dunia hayalanku yang mencaci Aku berhayal berduaan dengan mu Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu Wahai cintaku disana Mengapa kau tak mengenaliku Kau tak tahu apa yang ada di hatiku Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu Adakah engkau disana sepertiku Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan Saat berhadapan dengan mu Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku Engkau cintaku, cinta terpendamku Engkau rinduku, rindu tak bertuanku. Rindu Akan ke manakah angin melayang Tatkala turun senja nan muram Pada siapa lagu kuangankan Kelam dalam kabut rindu tertahan Datanglah engkau berbaring di sisiku Turun dan berbisik tepat di sampingku Belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku Kuingin menjerit dalam pelukanmu Akan kemanakah berarak awan Bagi siapa mata kupejamkan Pecah bulan dalam ombak lautan Dahan-dahan di hati berguguran Sumber : www.AsianBrain.com. (Emha Ainun Nadjib) Selalu Merindu Rindu adalah tali yang tak pernah putus Merentang di tiang hati, di tiang mimpi Kadangkala di singgahi burung yang mengelakkan kabut Pada pagi dingin yang mengaburkan sinar matahari Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang Tegak dilorong kehidupan, disepanjang labuh usia Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup Dari musim ke musim ia menjadi laluan Pengembara yang mencari cintanya yang hilang Disitu rumput yang telah lama bertukar warna Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup Rindu adalah musim yang tak pernah tentram Resah datang gelisah berulang mengusik nasib Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar mereda pedih dan sakit Dan sesekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan Dalam senyap air mata perlahan-lahan menitik Sumber : www.AsianBrain.com. (Nurasiyah dan Imat R.) Lagu Rindu Teringat ucapan mu padaku Tunggulah aku bersama cintaku dan kesetiaanku Dan ku katakan padamu Bahwa aku akan menunggumu Suaramu di seberang sana Mengobati rasa sakit karena rindu Rasa curiga yang berkecamuk di dada Namun hanya sekejap saja Aku memang menunggumu Selalu menunggumu Mempertahankan rindu ku Mengagungkan cinta ku Aku ingin kaupun begitu Tetap merindui ku Mengingat setiap waktu yang telah kita lalui Dan akan kembali kepadaku lagi Untuk Ku Lidah membuat kita terluka Hingga… Ego membuat kita terpisah Aku pergi ke heningan malam Engkau pergi ke ujung jalan Tanpa menoleh lagi kebelakang Di tepi pasir putih ini Aku kembali merenungimu Mengapa pengorbanan untuk cinta kita Tak di anggap ada Aku kembali kesini Tempat di saat kita berpisah Karena rinduku padamu Berharap kau berfikiran sama Kembalilah untukku dari ujung jalan sana Senja Yang Indah Saat matahari mulai terbenam Aku melihatmu tersenyum di sampingku Aku tak berkedip menatap matamu Bagiku, matamu begitu sempurna Hari itu Aku merasakan denyut nadimu Detakan keras jantungmu Harum nafasmu Juga hangat cintamu Kini tentangmu kujadikan crita sebelum tertidur Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini begitu merindukanmu Engkau adalah kisah terindahku Yang Terjadi Apa yang akan terjadi pada Diri Sudah tertulis di Kabut Gunung Giri Walau seperti menguap di Tengah Hari Itu masih nyata tertera di Cosmic Memory Tapi aku harus terus Menyanyikan Lagu Itulah hiburan melepas Rindu Kalbuku Rindu kepada yang pernah menemaniku semasa waktu Kepada Dia yang membuatku terlena Aku tak mampu Membuat jadi lebih baik seseorang Biar kubaca Puisi hanya untuk Batu Karang Karena Rinduku kepadaNya, Dulu dan Sekarang

usi Sedih

Hosting USA & UK 100 MB Untuk Bisnis Adsense Cuma Rp.5000,-/Bulan Puisi sedih - Kesedihan merupakan hal yang kadang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan kita. Kesedihan ini kadang muncul akibat berbagai masalah, paling banyak akibat masalah percintaan dan romansa yang membuat banyak insan tergugah emosinya sehingga merasakan kesedihan yang amat dalam. Dibawah ini adalah sekumpulan apresiasi perasaan sedih berupa puisi sedih yang tercipta sebagai gambaran kepedihan hati. Semoga puisi ini dapat menginspirasi anda, asal jangan membuat anda tambah sedih aja... cekidot.. Puisi sedih CINTA ITU Bgtu indah saaT Kita Mencitai,, Dan begitu pahit saat kita kehilangan.. Kucoba untuk melupakan kenangan cinta itu.. Hari demi hari dan tak terasa waktu berlalu.. Aku dapat melupakan dan menghilangkan bayangan dirinya.. Namun yang tak dapat kulupakan,, Hanya penyesalan didalam hidupku.. Karena aku telah mengacuhkan cintanya pada didiku.. Semua terasa saat dia tak ada lagi disampingku.. Sungguh aku tak mau penyesalan itu datang lagi.. Saat aku telah menemukan cinta yang baru . . PUISI SEDIH Hingga sampai saat itu menjelang Aku mencintainya sepenuh hati Amat merinduinya meski telah pergi Ku hanya ingin bertatap Walau hanya sekejap Namun itu takkan mungkin terjadi Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati Dan sirna dari hati ini... Namun dia tetap bertahta di palung sanubari... Memang Seharusnya Begitu: Maafkan aku yang memang redup... tak pantas mengharap kemuliaan seorang bidadari sepertimu Apabila engkau menutup pintu dan tak memberi seberkas cahaya, tak apa Memang seharusnya begitu... Dan kiranya aku merangkak dan kau tak melihatku, tak apa Memang di luar sana benyak pujangga yang sanggup menuliskan ribuan sajak untukmu Dan aku hanya memetik bunga violet dari taman depan Di luar sana banyak saudagar yang sanggup mempersem bahkan villa mewah untukmu Dan aku hanya bisa membangun gubuk di desa... Pun rembulan walau ia tak bertemu mentari ia tetap memberikan cahayanya Dan rembulan dengan senang hati memantulkannya kembali demi bumi agar tidak gelap Dimanakah Perasaanmu: Seakan duri merobek hatiku Hancurkan jiwaku Musnahkan semua tawa dihatiku Mengapa kau lakukan ini padaku Mengapa kau tinggalkanku saat aku membutuhkan kamu Andai engkau tau Sakit hati ini saat kau tinggalkan cintaku yang tulus ini Hanya untuk seorang yang tak pernah mencintaimu Dimanakah perasaanmu??? Saat kau ucap kata lupakan aku Sungguh kau bukan manusia bagiku Kau Ucap Kata Yang Sama... PENYESALAN HATIKU Semua yang telah berlalu t’lah membuatku mengingkari janjiku sendiri janji yang membawa penyesalan t’lah membuatmu kecewa t’lah membuatmu berpaling dari hati ini Dalam tidur setiap malamku terlelap dalam gelap berharap mendapat ketenangan ketenangan dan ketentraman yang kuharap hanya impian semata Karena ketenangan dan ketentraman berada dalam dirimu DEWI Maafkan aku atas semua kebodohanku maafkan aku atas penyia-nyiaan ku terhadapmu DEWI Sugguh ke mencintai, menyayangi dan mengasihi dirimu

Puisi Untuk Ibu

Ibu By: Ade Yulianti aku begitu mencintaimu aku begitu merindukan mu kau begitu indah dan sempurna dimataku pengorbananmu begitu tulus hingga aku sulit untuk membalasnya doaku selalu ku panajat kan untukmu kasih sayangmu begitu besar pelukkan mu begitu hangat hingga aku selalu terjaga dalam tidurku.... ibu ibu ibu aku rindu kepadamu aku rindu saat kau membuaiku dengan kasih sayang.... yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah ia merasakan surga mu ibu ibu ibu kau apa kah kah mendengarkan jeritan ini jeritan anakmu yang merindukan mu ibu berikan ketegaran untuk anak mu ini agar anakmu bisa terus seyum sepeti senyuman mu yang tulus.... Puisi Seorang Anak untuk Ibu Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan Untuk berjuang dalam pertempuran. Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi Doakanlah agar aku berhasil. Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang. Merebut kemenangan di mana pun adanya. Aku akan pergi, Bu, janganlah menangis Biar kucari jalanku sendiri. Aku ingin melihat, menyentuh, dan mendengar Meskipun ada bahaya, ada rasa takut. Aku akan tersenyum dan menghapus air mata Biar kuutarakan pikiranku. Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku Memahat tempatku, menjahit kainku Ingatlah, saat aku melayari sungaiku Aku mencintaimu, di sepanjang jalanku. Pulanglah Ibu By: Laili Nurul H. Tubuhmu kaku, matamu kaku, mulutmu membisu napasmu terhenti sudah Aku tahu ibu telah pergi ke alam sana yang tak pernah ada dalam bayanganku, juga ku dengar bisikan Oh ibu tak lama ibu telah terkubur ditanah merah hanya sendiri dukaku ibu pasti tau menjalar sekujur tubuh biarlah ibu pulanglah dengan tenang Ada Engkau Ibu By: marihot nainggolan Ada Engkau Ibu... dalam gigil yang mengikis ada Engkau mendekap hangat hati dalam tangis meringis Engkau datang menghapus perih Kala sepi merajai ada Engkau membersamai Engkau suguhkan cinta meski hatimu sengsara ada tawa yang selalu mekar di wajahmu ada kasih lewat belaianmu aku percaya dan aku bahagia karena ada Engkau....Puisi ibu Puisi Satu Harapan Mereka Satu malam satu lembar saja. Diam dan mulailah menuliskannya. Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA ? Janganlah membuat mereka menetaskan air mata. Bukankah harapan mereka tidak mengada-ada? Hanya ingin melihat mu menjadi SARJANA. BAJU TOGA ITU, Mengeringkan keringat mereka, Menghapus air mata mereka, Membayar semua pengorbanan mereka. Ingat .. Bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa. Tapi .. Hanya kata-kata sederhana SARJANA saja....!!! Lupakah kamu waktu meraka mengantarmu ke kota...? Mereka pulang lalu mengatakan kepada sesiapa saja bahwa anak mereka sekarang kuliah Dan menjadi calon SARJANA Mereka lalu menjual apa saja yang ada Menghemat uang belanja. Jangan Buang Waktuku By: Dafit Terlalu lama aku menunggu Ungkapan isi hatimu Namun kau tak pernah mau tau Kau hanya diam membisu Jika memang kau tak cinta aku Janganlah buang waktuku Lelah ku ikuti inginmu Tapi kau tak peduli dngan perasaanku Ku tak mau terus mengalah Lebih baik aku menyerah Ku tau cinta tak bisa di paksa Tapi mengapa kau tak jujur saja Dari awal kita bersama Kalo memang di hatimu tak pernah ada rasa Untuk aku yg mencoba setia Sakit rasanya... Bila cinta tak terbalas cinta Untuk Ibuku tercinta By: Agus Suarsono Ku ingin, Menghirup udara yang kau hirup. Melangkah, Di tempatmu melangkah. Berteduh, Di tempatmu berteduh. Dan terlelap di atas pangkuanmu. Ibu... Ku hanya ingin selalu bersamamu. sepanjang waktuku... Kupersembahkan untuk Ibuku Tercinta dan semua Ibu di muka bumi ini By: Agus Suarsono Suratan-Mu Tuhan... Atas takdir seorang Ibu yang mengandung ku tuk sembilan bulan yang melahirkan ku dengan derita Nyawanya Ia pertaruhkan Demi aku yang lemah tak berdaya Maaf Ibu... Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia Maaf Ibu... Jika kau harus terbangun di kegelapan malam Karena aku yang merengek kehausan Maafkan aku Ibu... Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa Tuhan... Dosakah diriku ini... Yang selalu merepotkan Ibu Wanita bijaksana yang membesarkanku Mengajariku tentang arti kehidupan Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah Dan takkan pernah menyerah Cahaya Cintamu By: Agus Suarsono Ibuku sayang... Cintamu, adalah cahaya yang menerangi Setiap kegelapan di dunia fana ini. Kehadiranmu, begitu berharga, Bermakna dan berarti. Ibuku yg cantik... Tiada hari yg kujalani, Tanpa sedetik pun tak mengingatmu. Mengingat sgala pengorbananmu Yg tak lelah merawatku, Yg tak bosan menasehatiku, Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu. Terima kasih Ibu... Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini, dengan senyum manismu yg menguatkan batinku. Terima kasih ibu… Telah menjagaku hingga kini. Terima kasih Ibu... Engkau selalu ada untukku. Ibuku yg baik... Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu. Maafkan aku, selalu mengecewakanmu. Maafkan aku, anakmu ini. Ibu... Cahaya cintamu, selalu ku nanti. Bahkan hingga aku mati. Dan cintamu kan tetap bersinar di hati, Kekal dan abadi.
Ibu By: Ade Yulianti aku begitu mencintaimu aku begitu merindukan mu kau begitu indah dan sempurna dimataku pengorbananmu begitu tulus hingga aku sulit untuk membalasnya doaku selalu ku panajat kan untukmu kasih sayangmu begitu besar pelukkan mu begitu hangat hingga aku selalu terjaga dalam tidurku.... ibu ibu ibu aku rindu kepadamu aku rindu saat kau membuaiku dengan kasih sayang.... yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah ia merasakan surga mu ibu ibu ibu kau apa kah kah mendengarkan jeritan ini jeritan anakmu yang merindukan mu ibu berikan ketegaran untuk anak mu ini agar anakmu bisa terus seyum sepeti senyuman mu yang tulus.... Puisi Seorang Anak untuk Ibu Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan Untuk berjuang dalam pertempuran. Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi Doakanlah agar aku berhasil. Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang. Merebut kemenangan di mana pun adanya. Aku akan pergi, Bu, janganlah menangis Biar kucari jalanku sendiri. Aku ingin melihat, menyentuh, dan mendengar Meskipun ada bahaya, ada rasa takut. Aku akan tersenyum dan menghapus air mata Biar kuutarakan pikiranku. Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku Memahat tempatku, menjahit kainku Ingatlah, saat aku melayari sungaiku Aku mencintaimu, di sepanjang jalanku. Pulanglah Ibu By: Laili Nurul H. Tubuhmu kaku, matamu kaku, mulutmu membisu napasmu terhenti sudah Aku tahu ibu telah pergi ke alam sana yang tak pernah ada dalam bayanganku, juga ku dengar bisikan Oh ibu tak lama ibu telah terkubur ditanah merah hanya sendiri dukaku ibu pasti tau menjalar sekujur tubuh biarlah ibu pulanglah dengan tenang Ada Engkau Ibu By: marihot nainggolan Ada Engkau Ibu... dalam gigil yang mengikis ada Engkau mendekap hangat hati dalam tangis meringis Engkau datang menghapus perih Kala sepi merajai ada Engkau membersamai Engkau suguhkan cinta meski hatimu sengsara ada tawa yang selalu mekar di wajahmu ada kasih lewat belaianmu aku percaya dan aku bahagia karena ada Engkau....Puisi ibu Puisi Satu Harapan Mereka Satu malam satu lembar saja. Diam dan mulailah menuliskannya. Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA ? Janganlah membuat mereka menetaskan air mata. Bukankah harapan mereka tidak mengada-ada? Hanya ingin melihat mu menjadi SARJANA. BAJU TOGA ITU, Mengeringkan keringat mereka, Menghapus air mata mereka, Membayar semua pengorbanan mereka. Ingat .. Bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa. Tapi .. Hanya kata-kata sederhana SARJANA saja....!!! Lupakah kamu waktu meraka mengantarmu ke kota...? Mereka pulang lalu mengatakan kepada sesiapa saja bahwa anak mereka sekarang kuliah Dan menjadi calon SARJANA Mereka lalu menjual apa saja yang ada Menghemat uang belanja. Jangan Buang Waktuku By: Dafit Terlalu lama aku menunggu Ungkapan isi hatimu Namun kau tak pernah mau tau Kau hanya diam membisu Jika memang kau tak cinta aku Janganlah buang waktuku Lelah ku ikuti inginmu Tapi kau tak peduli dngan perasaanku Ku tak mau terus mengalah Lebih baik aku menyerah Ku tau cinta tak bisa di paksa Tapi mengapa kau tak jujur saja Dari awal kita bersama Kalo memang di hatimu tak pernah ada rasa Untuk aku yg mencoba setia Sakit rasanya... Bila cinta tak terbalas cinta Untuk Ibuku tercinta By: Agus Suarsono Ku ingin, Menghirup udara yang kau hirup. Melangkah, Di tempatmu melangkah. Berteduh, Di tempatmu berteduh. Dan terlelap di atas pangkuanmu. Ibu... Ku hanya ingin selalu bersamamu. sepanjang waktuku... Kupersembahkan untuk Ibuku Tercinta dan semua Ibu di muka bumi ini By: Agus Suarsono Suratan-Mu Tuhan... Atas takdir seorang Ibu yang mengandung ku tuk sembilan bulan yang melahirkan ku dengan derita Nyawanya Ia pertaruhkan Demi aku yang lemah tak berdaya Maaf Ibu... Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia Maaf Ibu... Jika kau harus terbangun di kegelapan malam Karena aku yang merengek kehausan Maafkan aku Ibu... Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa Tuhan... Dosakah diriku ini... Yang selalu merepotkan Ibu Wanita bijaksana yang membesarkanku Mengajariku tentang arti kehidupan Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah Dan takkan pernah menyerah Cahaya Cintamu By: Agus Suarsono Ibuku sayang... Cintamu, adalah cahaya yang menerangi Setiap kegelapan di dunia fana ini. Kehadiranmu, begitu berharga, Bermakna dan berarti. Ibuku yg cantik... Tiada hari yg kujalani, Tanpa sedetik pun tak mengingatmu. Mengingat sgala pengorbananmu Yg tak lelah merawatku, Yg tak bosan menasehatiku, Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu. Terima kasih Ibu... Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini, dengan senyum manismu yg menguatkan batinku. Terima kasih ibu… Telah menjagaku hingga kini. Terima kasih Ibu... Engkau selalu ada untukku. Ibuku yg baik... Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu. Maafkan aku, selalu mengecewakanmu. Maafkan aku, anakmu ini. Ibu... Cahaya cintamu, selalu ku nanti. Bahkan hingga aku mati. Dan cintamu kan tetap bersinar di hati, Kekal dan abadi.

Woensdag 20 Maart 2013

Puisi Cinta Romantis

Cinta Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini Cinta Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini Cinta Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku Cinta Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini Kini Cinta Itu T’lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi – Mimpiku Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T’lah Ku Perbuat Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku? Kini Hanya Serpihan Penyesalan Yang Tersisa Dari Sisa Hidupku Yang Singkat Ini Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu Dalam Perlindungan Dan Karunia Sang Pencipta Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T’lah Habis Tak Akan Ada yang Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku Sampai Nafas Terakhirku Berhembus Hanya Cinta Dan Namanyalah Yang Akan Tetap Menghuni Tahta Terindah Dalam Hatiku Yang Terdalam Perpisahan ... perpisahan Karna semua tak mungkin hatiku tersiksa Kau pun begitu Angin apa aja .. titip rinduku untuknya ya Saat ini kami tak dapat bersama Karna berbeda cerita sayangku... Jaga diri baik-baik, smoga kau temukan yang terbaik Dari jauh ku berdoa Kamu baik- baik saja senandung rinduku rintihan kalbuku yang rapuh tanpamu.. tentangmu Penantian Tiada Arti matahari menyinari kamar ini ku dengar kokok ayam menyambut pagi setiap hari selalu begini menanti dan menanti lagi ku matikan televisi ku ku benahi ranjang kecil ku ku tata ruang kamar ku ku buang sampah makanan ku ku pergi ke kamar mandi membersihkan diri ini juga menggosok gigi tak lupa ku makan pagi menanti kehadiranmu ke sini mungkin kah itu hanya mimpi atau hanya harapan yg dingin yg tak kan pernah ku miliki telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku walau sedetik aku mendengarkan suaramu cukup untuk senyum 1 menit ku ku hanya berharap semoga kau sehat-sehat saja krn ku membutuhkan perhatian kata cinta mu krn ku sayang kepada mu Hari ini sebelum senja menutup diri Aku sadari betapa hidup sangat berarti Ketika manis dirimu berkata-kata Atas indah cinta itu bahagia Saat sejenak kutemukan cinta Hapus semua langit punya air mata Dan kemudian yang telah tersadar dan bahagia Cinta hidupkan arti hidup penuh makna Dan saat tangan itu kugenggam Saat merekah senyuman hangatmu di hadapanku Saat semua cinta ada dan terasa Atas dirimu yang beri aku dunia penuh bahagia Ketika ketulusan cinta itu hadir tanpa pamrih, atas senyuman dan tawa yang kau berikan. Aku bersyukur tuhan telah mempertemukan kita hari ini. Setelah semua rasa yang terpendam, dan rindu atas dirimu yang buat duniaku indah, kau sapa aku dengan senyum hangatmu, yang buat sisa hari ini menjadi hari yang terindah… hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,, hidup ini sepi tanpa senyuman darimu diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,, ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah cinta.. mengapa semua harus terjadi??? mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,, cinta.. aku hanya mampu memeluk rasa memeluk mimpi senja yng kelabu meniti harapan fajar kelana,, cinta.. kau buat aku tak yakin untuk melangkah kau beri aku segenggam luka mengapa cahaya pelangi menjadi api,, selamat jalan cinta,, selamat berbahagia di atas luka ku,, biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai…. Apa salahnya.. Kita mensyukuri cinta yang kita punya. Belajar ikhlas saling memberi dan menerima. Berharap pada satu akhir yang indah. Bila memang harus dikatakan bodoh. Mengerti makna cinta. Jangan menyesal dengan kebodohan itu. Setidaknya kita beruntung bisa merasakan cinta. Hindari jiwa yang merasa terlanjur rapuh. Tidak ingin menjalin cinta kasih. Yakinkan kita masih mampu. Mengobati luka itu walau masih membekas dan berdarah. Lihatlah diri kita dicermin. Pastikan masih mampu tersenyum. Tegar dan tetap tegar. Buktikan tanpanya diri kita masih mampu bertahan. Kaulah Pujaanku Tanpamu aku resah jauh darimu aku tak bisa memikirkanmu aku gelisah berpisah denganmu aku tak kuasa… Cintamu telah membutakan mataku hingga aku tak dapat melihat laki-laki lain sayangmu telah melumpuhkan sayapku hingga ku tak bisa terbang mencari cinta yg lain… Kaulah raja yg bertahta dihatiku berkuasa atas jiwa dan ragaku meski sebenarnya kau tak pernah tau sejauh ini aku memujamu…